English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Game edukasi untuk anak usia 2-10 Tahun


Dari nilai 1 sampai 10 penulis memberikan nilai 9,5 untuk Game ini. dengan pertimbangan :

1. Ada banyak permainan.
2. Permainan ini fokus ke anak-anak.
3. Permainan ini sangat mendidik.
4. Di lengkapi audio yang menarik.
5. Ada banyak pilihan bahasa, Bahasa Indonesia pun sudah termasuk.
6. Game ini Open source.
7. Kalau Open Source, berarti Gratis donk? Bener sekali. GRATIS!!!!
8. Permainan mulai dari menggerakkan mouse, keyboard, memory board, mengetik, dan masih banyak lagi.
9. Ada 36 Jenis permainan.
10. Anda tidak bosen / Adik Anda pasti akan menyukai Game ini.
11. Jika Anda sebagai tenaga pendidikan, game ini sangat bagus.
12. Mendukung Multi User, nanti Anda silahkan mencoba.
13. Ada dua macam Thema, Anda dapat mengaturnya.



GCompris adalah permainan yang mendidik dengan berbagai macam aktifitas untuk anak usia 2 sampai 10 tahun. GCompris adalah perangkat lunak pendidikan yang berisi berbagai macam kegiatan untuk anak usia 2 sampai 10 tahun. Beberapa kegiatan berorientasi permainan tapi tetap mendidik. Di bawah ini anda dapat melihat daftar kategori yang berisi berbagai macam kegiatan.



1. pengenalan komputer : papan ketik (keyboard), cecurut (mouse), berbagai macam penampilan tetikus
2. Aljabar : tabel memori, urutan, tabel pemasukan ganda, mencerminkan gambar,
3. Ilmu pengetahuan alam : pintu kanal, siklus air, kapal selam, rangkaian listrik,
4. Geografi : menempatkan negara pada peta
5. Permainan : catur, memori, sambung 4, oware, sudoku
6. Membaca : latihan membaca
7. Lain-lain seperti mengenali jam, teka-teki gambar, menggambar vektor, membuat animasi

Saat ini GCompris berisi lebih dari 100 kegiatan dan masih terus dikembangkan. GCompris adalah perangkat lunak bebas, yang berarti anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda, mengembangkannya, dan yang paling penting, berbagi dengan anak-anak di seluruh dunia.

TERTARIK ??? Klik sini atau sini buat download game GCompris

Situs resmi game
Website Gcompris

Sumber:
Parablogger
Detail >>

Bagaimana Langkah Agar Anak Usia 2 Tahun Dapat Membaca ?


“ ..Language is a set of skills ..”
maksudnya bahwa bahasa adalah
seperangkat keterampilan.
Listening, Speaking, Reading dan Writing,
inilah yang disebut dengan 4
keterampilan bahasa

Anak adalah harapan, anak adalah masa depan, anak adalah buah cinta dan anak adalah penerus garis keturunan.

Orang tua manapun pasti menginginkan anaknya tumbuh pintar, cerdas dan sehat. kecerdasan anak di tunjang oleh pelatihan pendidikan selalin gen bawaan dari ornag tuanya yang memang cerdas.

Inilah langkah bagaimana membuat bayi anda cepat dapat membaca tulisan.

Perlu di ketahui BAHASA adalah termasuk ilmu ketrampilan, agar memiliki ketrampilan berbahasa yang mahir handal dan cepat di perlukan pelatihan yang terus menerus. Langkah cepat membuat BAYI anda pintar membaca, namun simak dulu pengalaman saya ini.

Saya terpesona dengan video Aleka putri seorang dokter, di mana dalam usia setahun Aleka belum bisa bicara namun ketika di tunjukan kertas betulisan KOSAKATA, Aleka bisa menjawab dengan menunjukan bendanya. Misal "EYE" maka Aleka akan menunjuk mata dengan kedua tangannya. Sungguh menakjubkan dan siapapun yang memiliki bayi ingin mengetahui bagaimana caranya.

Dokter tersebut Bernama dr. Titzer yang rupanya dia mau berbagi dengan kita semua, dia membukukan dan memvideokan dan membuat stiker slide atau two pieces yang sekarang bisa dengan mudah di dapatkan.



Dan saya akan menyimpulkan metode yang di pakai sesuai praktek salah satu anak yang dalam usia 3 tahun bisa membaca dan hapal ratusan kosa kata dalam bahasa inggris, mandarin selain bahasa sehari harinya.

1. Ketika hamil, sebagai calon ibu biasakanlah anda membaca buku, mendengarkan musik.

2. Ketika Bayi anda telah lahir dalam usia 0-6 bulan juga biasakan perdengarkan musik klasik yang ringan, volume kecil saja agar tidak mengganggu gendang telinganya.

3. Ketika bayi anda di perkirakan sudah bisa melihat ajaklah bayi anda nonton CD yang isinya belajar bahasa Inggris, bisa anda beli di toko CD/VCD.

4. Selama melihat CD tersebut, usahakan menirukan ucapan CD dengan memegang anggota tubuh anak, biasanya kaset belajar bahasa pertamanya pengenalan anggota tubuh. jika di TV bilang HAIR maka peganglah rambut bayi anda.

5. Durasi menonton VCD tersebut jangan melebihi 30 menit, menghindari Bayi bosan. Dan usahakan sehari hanya menonton 1 X saja.

6. Ketika anda memperkenalkan 1 VCD ke Bayi anda usahakan jangan mempertontonkan VCD lain, misal flm dewasa kartun dll karena kebiasaan ini akan membuat bayi anda tidak menyukai VCD belajar bahasa, anda rugi kan?.

7. Bayi memiliki jam terbang tidur yang tinggi berikan waktu pada bayi anda untuk tidur, ketika ia terjaga di jam tidur berikutnya ajaklah bayi anda melihat buku/stiker yang bertuliskan kosa kata, satu lembar cukup satu kata satu gambar, pertamanya Bayi anda tidak interest sama sekali, dia akan meronta, merobek ataupun menangis. Tetaplah lakukan pelatihan ini tidak lebih dari 30 menit.

8. Jika membelikan mainan pilihlah yang ada unsur edukatif.

9. Ketika bayi anda 1 tahun sudah nampak lebih pintar banyak, dia akan menirukan apa yang dilakukan gambar di VCD meski belum bisa berkata namun bayi anda faham ketika anda memberinya aba aba EYE, EAR, HI, etc. Maka ketika menjelang tidur malam bacakan cerita pengantar tidur, tidak perlu banyak buku cukup 1,2 saja itu membuat bayi anda terbiasa berkomunikasi.10. Tingkatkan pelatihan bahasa dan kosa kata, berhitung sesuai kebutuhan Bayi, tambah perbendaharaan kata katannya dengan perbanyak membuat stiker atau beli stiker, buku.

11. Ketrampilan berbahasa Bayi anda usahakan "kalau sudah besar baru belajar." Belajar bahasa yang baik adalah usia 0-6 tahun karena sangat mudah di pahami. ketika usia 2 tahun cobalah beli poster perkalian, ucapkan menjelang bayi tidur, hasilnya ketika bayi anda usia 3 tahun sudah hapal perkalian 1-10.

12. Belilah poster ABJAD dan BERHITUNG lalu tempel di ruangan biasa Bayi anda bermain. untuk abjat pilihlah hurub besar dan kecil berdampingan agar bayi terbiasa bahwa itu artinya sama.

Memang banyak yang berfikir langkah langkah tersebut di nilai terlalu mengeksploitasi bayi, padahal itu hanya membiasakan anak bermain yang ada manfaatnya, jika itu sudah terbiasa maka bayi anda akan merasa enjoy belajar,

Demikian sedikit tip Bermain dan belajar dengan anak, semoga bermanfaat.


Sumber:
Kompasiana

Detail >>

Mengenali Anak Anda (Umur 2-3 Tahun)


A. PERKEMBANGAN FISIK
1. Sangat aktif, suka berlari dan melompat. Sekiranya berkemungkinan, ibubapa perlu menyusun atur rumah agar ada ruang yang membolehkan anak- anak bergerak tanpa rasa bimbang berlaku kemalangan dan kecederaan. Membawa anak ke taman permainan adalah satu langkah yang bijak. Di situ anak-anak dapat melakukan berbagai-bagai aktiviti fisikal di bawah pengawasan ibubapa.
2. Anak-anak di tahap ini belum dapat mengawal pergerakan otot-otot, sehingga mereka tidak dapat duduk diam dalam jangkamasa yang terlalu lama. Jadi, sia-sia saja kita meminta mereka duduk diam. Yang lebih baik ialah membiarkan mereka meneroka persekitaran sambil kita mengawasi mereka.

B. PERKEMBANGAN MENTAL
1. Daya konsentrasi sangat pendek dan mudah merasa jemu..
2. Rasa ingin tahu anak-anak di tahap ini sangat tinggi. Ibubapa perlu mengambil kira jenis alat permainan yang hendak dibeli. Permainan yang sesuai ialah permainan yang merangsang kreativiti anak-anak selain harus menarik dan tidak mudah rosak, Ajar anak menggunakan pancaindera (mendengar, melihat, menyentuh, mencium dan merasa). Libatkan sebanyak mungkin pancaindera anak dalam aktiviti seharian mereka misalnya: mendengar bunyi binatang, membawa mereka ke taman untuk melihat berbagai jenis haiwan dan sebagainya.
3. Perbendaharaan kata mereka masih terbatas di tahap ini. Gunakanlah kata-kata yang sederhana dan konkrit, baik ketika bercerita ataupun ketika bercakap dengan anak-anak. Jangan menggunakan perkataan yang abstrak misalnya: tanggungjawab, keselamatan, kebenaran, keadilan dll. Adalah lebih baik menggunakan perkataan yang disertai dengan contoh-contoh kehidupan seharian.
4. Pemikiran anak-anak di tahap ini sebenarnya lebih cepat berkembang berbanding dengan kemampuan untuk bertutur. Sebab itulah anak-anak sering didapati tergagap-gagap ketika bercakap. Ibubapa harus peka terhadap situasi ini dengan menunjukkan perhatian dan kesabaran. Bersedia untuk menjadi pendengar tanpa tergesa-gesa ataupun memaksa anak bercakap dengan lebih cepat.

C. PERKEMBANGAN EMOSI
Menyukai suasana yang sudah dikenali dan takut pada suasana baru atau orang asing. Sekiranya anak sentiasa dibawa bergaul dengan orang sekeliling, perasaan takut lama kelamaan akan hilang.

D. PERKEMBANGAN SOSIAL
1. Sifat dependent masih tinggi, namun kadang-kadang anak juga ingin menonjolkan sifat kemandirian. Biarkan anak melakukan sesuatu yang mampu ia lakukan sendiri.
2. Egocentric. Anak-anak di tahap ini cenderung memperlakukan kanak-kanak lain yang sebaya dengannya sebagai suatu benda dan bukan sebagai individu. Ia belum boleh bermain "dengan" kanak-kanak lain dalam arti kata yang sebenarnya. Oleh itu, ketika bermain dengan kanak-kanak lain, perlu ada pengawasan dari orang dewasa supaya tidak terjadi keadaan di mana anak kita akan menyakiti anak-anak lain.
3. Suka mengatakan "tidak" dan memang dalam usia ini anak bersikap "menentang". Selain itu anak juga seringkali "menguji" persekitaran dan orang-orang di sekelilingnya. Anak-anak perlu mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukannya. Tingkah laku mereka itu pada hakikatnya merupakan suatu usaha untuk mengetahui apa yang boleh atau tidak boleh dilakukannya. Oleh karena itu ibubapa harus tegas, jika perlu, berikan hukuman yang sesuai dengan tahap umur mereka bagi kesalahan yang dilakukan supaya mereka tahu bahwa yang dilakukannya adalah salah.

E. PERKEMBANGAN ROHANI (SPIRITUAL)
1. Meniru tingkah laku orang dewasa, Sikap dan tingkah laku ibubapa harus membuat mereka memahami tentang ajaran Islam. Bermakna setiap perbuatan kita harus dikaitkan dengan ajaran Islam, seperti solat, berdo’a sebelum makan, membaca bismillah sebelum membuat sesuatu dll.
2. Anak juga berkembang dari segi rohani. Oleh itu, ibubapa perlu menolong mereka untuk menyedari tentang kewujudan Allah dalam setiap aspek kehidupan. Dengan demikian mereka akan belajar bahwa sekalipun Allah tidak dapat dilihat tapi Allah ada. Bermakna dalam setiap aktiviti kita seharian, ibubapa perlu mengaitkannya dengan kewujudan Allah.

AKTIVITI YANG SESUAI UNTUK ANAK-ANAK DI TAHAP INI
Secara fizikal, anak-anak yang berumur antara 2-3 tahun adalah anak yang suka bergerak, berlari, melompat, memanjat dan tidak boleh duduk diam untuk jangkamasa yang lama. Namun mereka cepat letih karena otot-otot belum berkembang dengan sempurna. Mereka belum dapat melakukan pekerjaan yang rumit. Ibubapa perlu menyediakan aktiviti dan permainan sederhana yang dapat anak-anak lakukan. Beberapa aktiviti yang sesuai untuk anak-anak di tahap ini ialah:

1. PERMAINAN BLOK
Gunakanlah blok-blok kayu/plastik, dan ajaklah anak-anak untuk menyusun blok-blok tersebut menurut imajinasi mereka sendiri. Biarkan mereka membuat bentuk menurut keinginan mereka, Permainan ini selain dapat merangsang perkembangan otot-ototnya, juga dapat membantu meningkatkan daya imajinasi mereka.

2. PUZZLE
Puzzle adalah permainan yang menyusun suatu gambar atau benda yang telah dipecah dalam beberapa bahagian. Jangan menggunakan puzzle yang terlalu rumit, tapi gunalah yang sederhana yang terdiri dari 5-10 keping, sehingga anak-anak dapat menyusun
dengan mudah.

3. MELUKIS
Sediakan kertas dan crayon dan biarkan anak-anak membuat gambar dan contengan menurut imajinasi mereka, walaupun pada tahap umur ini biasanya anak-anak masih belum melukis dengan sempurna.

4. MENAMPAL
Gunakan gambar-gambar sederhana yang telah dikenali oleh anak, misalnya meminta anak menampal "mata ikan" pada tempat yang sesuai. Boleh juga diberikan beberapa keping gambar dan minta anak menampalkan mengikut keinginan mereka sendiri, misalnya gambar
seorang gembala, seekor anjing, dan 3 ekor anak lembu serta sekeping kertas hijau berbentuk padang rumput yang luas. Aktiviti ini boleh juga disertai dengan aktiviti mengira. Selesai menampal gambar ajaklah anak mengira jumlah anak lembu, anjing dsbnya.



5. MEWARNAI
Sediakan kertas dengan gambar di atasnya, pensil warna, atau crayon. Mintalah anak-anak mewarnakan gambar tersebut. Walaupun mereka belum dapat mewarna dengan sempurna, tapi aktiviti ini dapat melatih kepekaan mereka terhadap warna.

Itulah di antara beberapa aktiviti yang dapat dilakukan oleh anak-anak yang berumur 2-3 tahun. Semoga idea ini dapat membantu ibubapa sedikit sebanyak dalam melayani dan merangsang perkembangan anak-anak.


Sumber:
Bicara muslim
Cipa kids shop
Kumpulan foto anak

Detail >>

Video Asna, 16 Maret 2013


Update video Asna:






Detail >>

Foto Asna, 15 Maret 2013


Update Foto Asna :



























Detail >>

Cara Tingkatkan Berat Badan Balita


Usia satu hingga tiga tahun adalah masa pertumbuhan terbaik untuk anak. Karena itu, Anda perlu cermat memanfaatkan waktu guna memaksimalkan tumbuh kembangnya.
Agar waktu tak terbuang sia-sia, Anda perlu menerapkan beberapa langkah untuk meningkatkan berat badan anak, seperti dilansir Boldsky.

- Anda perlu konsultasi dengan dokter terlebih dulu saat anak kekurangan berat badan. Melalui konsultasi, Anda dapat menemukan alasan anak kekurangan berat badan. Terkadang, hal tersebut dapat disebabkan oleh keturunan atau pola makan yang buruk.

- Menu makan balita hanya perlu diberikan dalam jumlah sedikit. Jangan memberikan makanan terlalu banyak pada balita. Namun balita disarankan makan sebanyak enam kali dalam sehari. Karena itu, beri makan dengan porsi sedikit dengan jeda waktu dua hingga tiga jam.

- Kandungan zat besi pada tubuh balita masih sedikit. Karena itu, tubuh mereka rentan terhadap anemia. Maka, Anda perlu memberikan makanan yang kaya zat besi, seperti kacang merah, kacang hitam, kedelai, biji-bijian, sereal, roti dan nasi besi.

- Sertakan makanan berkalori tinggi dalam menu makan balita. Hal ini bermanfaat menambah energi dan meningkatkan berat badan.

- Selain itu, Anda perlu mendorong anak untuk melakukan kegiatan yang bisa meningkatkan tinggi badannya.

- Anak perlu mengonsumsi susu kaya kalsium agar tulang anak kuat. Jika anak tidak suka susu, Anda bisa memberikan yogurt dan keju.

- Anak juga butuh makanan yang mengadung zink untuk mendukung pertumbuhan tinggi badannya. Makanan yang mengandung zink, antara lain tiram, ikan, daging, semangka, kacang tanah, dan cokelat.

(tty)

Sumber: health.okezone
Detail >>

5 Cara Agar Anak Stop Tidur Larut Malam


Apakah si kecil termasuk yang suka tidur larut malam? Membuat anak tidur tepat waktu memang problema tersendiri untuk para orangtua.

Menurut Dr. Richard Ferber, pendiri Center for Pediatric Slepp Disorders di Rumah Sakit Anak-anak, Boston, permasalahan tersebut sebenarnya bukan karena salah anak. Justru orangtualah yang melupakan faktor pentingnya yaitu, konsistensi.

"Keteraturan dan konsistensi biasanya gagal dilakukan saat anak berusia tiga bulan," ujarnya, seperti dikutip People.

Lantas bagaimana menerapkan konsistensi tersebut agar anak bisa tidur tepat waktu? Berikut ini saran Dr. Ferber sesuai apa yang ditulisnya dalam buku 'Solve Your Children's Sleep Problems':

1. Jadwal yang Konsisten
"Waktu jadi faktor penentu," ujar Dr. Ferber. Orangtua sebaiknya konsisten soal jam tidur. Kalau memang anak ingin tidurnya tidak larut malam, jangan biarkan mereka tidur siang terlalu lama. Terapkan juga waktu tidur tersebut pada Anda, agar anak bisa mencontohnya.

2. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman
Konsistensi juga perlu diterapkan dalam lingkungan tidur anak. Hal ini untuk mencegah anak merasa asing dengan suasana kamarnya ketika dia tiba-tiba bangun di malam hari. Menurut Dr. Ferber, jangan lagi percaya pada mitos kalau manusia bisa tidur nyenyak sepanjang malam. "Faktanya kita kerap bangun beberapa kali dalam semalam dan itu juga terjadi pada anak," ujarnya.

3. Hindari Memberi Makan yang Tidak Perlu di Malam Hari
"Orangtua yang datang padaku dengan permasalahan sulit tidur biasanya suka memberi anak-anak mereka makan atau minum terus-menerus di malam hari," ujar Dr. Ferber. "Kebanyakan anak-anak diberi makan atau minum (susu) saat berusia lima bulan dan seterusnya," tambahnya. Aktivitas itu akan sangat berdampak pada pola tidur anak.

4. Jujur
Tips keempat ini masih berhubungan dengan tips kedua. Untuk menciptakan lingkungan dan suasana tidur yang nyaman, orangtua juga harus jujur pada anak. Dr. Ferber menekankan, jangan keluar diam-diam dari kamar anak setelah mereka tidur. Kalau memang Anda ingin meninggalkannya, biarkan anak melihatnya.

"Kebanyakan kasus yang terjadi, anak akan bangun di tengah malam dan melihat orangtuanya tidak ada, di situlah permasalahan muncul," tutur Dr. Ferber. Oleh karena itu ditekankannya, jujurlah pada anak sejak awal.

5. Patuhi Rutinitas atau Jadwal yang Sudah Dibuat
Rutinitas atau jadwal yang sudah dibuat oleh Anda, sebaiknya juga diterapkan oleh anggota keluarga lainnya yang membantu menidurkan anak. Misalnya sebelum tidur, anak dibacakan cerita dan lampu dimatikan, semua pihak harus menerapkan rutinitas tersebut. "Konsistenlah hal yang penting," tegasnya.

(eny/eny)


Sumber: wolipop
Detail >>

Video Asna, 09- 10 Maret 2013


Update Video Raqilla.






















Detail >>

Foto Asna, 10 Maret 2013


Update Foto Asna
























































Detail >>

 

Asna Raqilla Eshan Putri Susanto Copyright 2012 All Rights Reserved Blog Asna Designed by Ipiet | All Image Presented by Tadpole's Notez

Asna aja nge- Blog